Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Maag Kambuh di Bulan Mei

[Artikel 46#, kategori kesehatan] Beberapa hari sebelumnya perut sepertinya menunjukkan gejala maag akan kambuh. Meski sudah diantisipasi, eh ternyata tetap saja menyerang. Pas mau main futsal hari Kamis pula. Ada-ada saja cerita di bulan Mei.

Kamis, tanggal 16 Mei, akhirnya penyakit yang sudah menggerogoti tubuh jika sedikit saja salah makan menunjukan batang hidungnya. 

Menarik sumbu waktu ke belakang, memang ada beberapa makanan yang di luar kebiasaan yang mempengaruhi. Biasanya saya cuma makan yang sederhana seperti nasi pakai timun atau mie rebus pakai telur.

Entah kenapa, maag itu datang kali ini. Segala aktivitas jadinya tidak berjalan normal. Padahal bulan puasa yang paling dikhawatirkan malah baik-baik saja.

Terakhir saya menulis maag kambuh di blog pada awal tahun 2023. Apakah sudah setahun perut saya aman?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini