Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Maag Kambuh Lagi, Apa yang Terjadi?

[Artikel 47#, kategori kesehatan] Baru beberapa hari kemarin maag kambuh, lah ini kok datang lagi. Salahnya di mana? Apa yang saya makan? Entahlah, saya lupa. Dan rasanya ini paling parah karena pengalaman sakitnya seharian. Biasanya cuma beberapa jam saja apabila diminumkan obat penyeri.

Aktivitas saya benar-benar terganggu karenanya. Hanya bisa istirahat seharian. Mungkin penurunan jumlah statistik blog dotsemarang bulan Juni disebabkan karena ini.

Sampai tidak bisa bangun

Maag kedua di bulan Mei ini sangat panjang, sampai Seminggu. Dimulai hari Minggu tanggal 19 Mei, perut saya mulai menari-nari di atas penderitaan saya. Obat maag harus beli lagi karena sebelumnya sudah habis.

Nasib masih single di usia begini. Ingin tegar, tapi berharap ada seseorang. Buat teh hangat saja kesulitan karena saat berdiri, perut bagian hulu hati sangat terasa sekali ditusuk-tusuknya.

Saya sempat berpikir untuk pergi ke dokter jika maag kali ini tidak main-main. Namun mikir 2 kali, uang dari mana saat beli beras saja masih kesulitan semenjak pemilik rumah tidak menyetok.

Sudahlah pasrah saja. Istirahat saja sudah cukup. Eh, tapi anehnya main futsal tetap bisa. Ajaib.

...

Butuh seminggu perut ini mereda. Ah, akhirnya. Selama seminggu terpaksa menjauhi kopi dulu dan kecap. Sumpah nggak enak banget harus update dotsemarang tanpa kopi.

Saya butuh kafein! Eh, sabar dulu.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini