Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo Mei 2021

[Artikel 90#, kategori catatan] Keindahannya mampu membuat saya bertahan. Sikapnya yang lebih keras, memberi saya banyak pilihan ketika perasaan sedang bimbang. Saya berharap bisa terus bersamanya, apalagi bulan ini adalah bulan kelahirannya. 

Selamat datang bulan Mei yang jatuh pada hari Sabtu. Tidak terasa langkah saya akhirnya berhenti di bulan ini. Saya seperti seorang pejuang yang kalah sebelum perang. Andai waktu bisa diputar.

Persoalan saya masih belum tuntas kemarin. Masih soal dia, meski hanya berteman mesra. Kemewahan yang saya tawarkan tak mampu membuatnya ikut berjuang. Agama jadi selalu alasan untuk tidak bersama.

Saya benar-benar dipaksa keluar dari lingkaran. Dan diusir sebelum memberi jawaban atas pertanyaan yang bila ia benar-benar berkorban kelak, apakah saya mampu menahan?

Padahal, kita sama sekali belum melangkah ke depan. Wanita, semakin dipaksa ia malah pergi. Mengeluarkan cucuran air mata dengan suara bergetar dengan kata menyesal. Saya baru sadar, apakah benar wanita menangis itu jujur atau kiasan saja.

Puasa

Sudah beberapa hari tidak puasa akibat maag kambuhan setiap puasa. Salah saya sebenarnya karena mengambil menu buka dengan rasa yang pedas.

Hingga saat ini, saya belum tahu kapan bisa mengembalikan puasa saya. Benar-benar dilema akhir-akhir ini. Bahkan untuk bersepeda pun enggan, kebanyakan di kamar.

Ultah Kota Semarang

Setiap tahun, saya selalu menyelipkan ucapan hari jadi Kota Semarang yang tahun ini berusia 474 tahun. Saya harap kota ini terus menginspirasi dan jadi contoh kota-kota lain di Indonesia.

...

Bulan Mei, semoga saya bisa membuka lembaran baru tanpanya. Mencintai dengan kata-kata dan menyiramnya dengan kemewahan sudah tidak berarti lagi baginya yang hanya ingin kepastian.

Sehat selalu buat saya dan dia yang terus tegar. Saya harap, ia tidak sakit dan mencari saya. Saya tidak ingin saat saya pergi, ia malah memanggil saya. Mencintai benar-benar sebuah keindahan, dan keindahan tersebut tidak ingin saya tinggalkan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini