Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

10 Bulan

[Artikel 16#, kategori Keuangan] Di tengah ketidakpastian keuangan, saya terpaksa mengambil risiko besar. Pilihan lain seolah tak ada. Berharap pemasukan bulanan kembali seperti dulu terasa mustahil. Semoga keberuntungan di bulan Mei ini segera datang.

Sudah bulan kesepuluh. Pemasukan rutin yang saya nantikan tak seberapa, tapi cukup untuk membeli beras 5 kg seharga 75 ribu rupiah.

Entah apa yang ada di pikiran mereka? Saya seperti terjebak dalam situasi yang saya ciptakan sendiri. Meminta bantuan bukan pilihan, apalagi sekadar berharap—itu terasa jauh lebih tidak mungkin.

Hemat, hemat, hemat!

Belakangan, saya menjual beberapa barang untuk menambal keuangan. Fokus saya kini adalah mengurangi pengeluaran sebisa mungkin. Namun, nafsu makan saya justru meningkat. Apakah karena menu harian hanya nasi dan tempe? Saya mulai khawatir, terutama setelah mengambil pinjaman kedua di tahun ini.

Pengeluaran bulanan terus melampaui pendapatan. Saya bertahan, tapi rasanya seperti terkekang. Tahun 2025 terasa begitu berat untuk dijalani.

Tapi, mari tetap berharap! Selama tubuh masih sehat dan saya masih bisa bermain futsal, saya yakin masih baik-baik saja.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger