Berteman dengan Press Release


[Artikel 40#, kategori blog] Saya tidak percaya saat ini pekerjaan saya sebagai bloger lebih sering berteman dengan press release. Kertas HVS berwarna putih dengan tulisan beberapa halaman yang biasanya cuma ditemui saat duduk di bangku kuliah, kini bertebaran di samping meja laptop. 

Awal-awal ngeblog rajin memperbarui tulisan saja sudah sangat menyenangkan. Tak terbayang saat dulu bahwa dunia blog saat ini begitu luas. Ngeblog seperti membawa saya ke dalam hutan yang tidak punya jawaban bagaimana saya akan sampai tujuan. Kecuali mundur dan menuju pulang (berhenti ngeblog).

Sudut pandang yang begitu diagung-agungkan dalam rangka menjual sebuah tulisan seakan dipermudah dengan hadirnya press release. Informasinya jelas, nama-nama sumber dan keterangannya pun ada. Lalu, dimana serunya hingga perlu saya tulis ini?

Press release atau siaran pers adalah sebuah berita yang biasanya dibuat dalam rangka menginformasikan apa saja terkait acara, seperti produk, event dan sebagainya. Dan biasanya informasi terbaru.

Sebenarnya saya tidak ingin menjelaskan detail apa itu press release karena memang niat saya menulis ini hanya ingin memberitahu aktivitas saya saja. Bila kamu ingin lebih jelas tentang press release, atau buat saya kelak di masa depan sedang mencari materi ini, kita bisa membaca salah satu referensi tulisan yang saya link di sini

Berteman dengan press release itu artinya membawa saya dengan pertemuan beberapa wartawan tiap acara. Berteman dengan press release juga membawa saya bertemu dengan pemilik atau owner sebuah tempat, bisa tempat nongkrong semacam cafe, rumah makan, dan sebagainya.

Menyenangkan, bukan? Hubungan yang saya bangun lebih luas dari awal-awal saya yang cuma berteman dengan sesama bloger. Dan nama saya sedikit diingat oleh mereka, setidaknya bila kembali saya bertemu dengan mereka.

Akan tetapi, berteman dengan press release juga kurang menyenangkan. Bila saya kehilangan jati diri seorang bloger, senjata andalan mencopy paste keseluruhan press release seakan mengkhianati tujuan saya mengapa menjadi bloger. 

Belum lagi jumlah press release yang semakin banyak berada di sebelah laptop saya. Untuk pribadi, itu tidak masalah meski berserekan. Namun buat orang awam, saya seperti sebuah tempat sampah.

Sepertinya tulisan ini harus saya akhiri sampai di sini. Saya tidak suka nulis panjang untuk sebuah blog, kecuali memang itu tulisan khusus atau terpaksa.  Mungkin jika saya jadi penulis, baru saya akan menulis panjang penuh perjuangan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deserving of the Name, Drama Korea Tentang Dokter Modern dan Dokter Oriental (Akupuntur)