Pekan Kesebelas : Kekalahan Kedua MU (Chelsea 1-0)


[Artikel 31#, kategori MU] Pertandingan besar selalu menghadirkan emosi tiap menitnya. Melawan Chelsea di pekan kesepuluh, memang sangat dinanti-nanti. Meski hasil akhir mengecewakan bagi tim dan pendukung, saya tetap bangga dengan apa yang terjadi selama pertandingan.

Tidak dipungkiri lagi, ini kekalahan kedua tim dalam perjalanan musim yang masih panjang. Apalagi dampak kekalahan ini, tetangga semakin menjauh. Melihat cara bermain City, sepertinya harus benar-benar diwaspadai.

Tidak ada pemain kreatif

Meski diperkuat seorang Fantasista, Mikhi, tim benar-benar bermain begitu datar. Tidak ada keajaiban kali ini. Saya jadi memikirkan bagaimana Real Madrid pun kemarin dengan banyak pemain tipe fantasista pun bisa tumbang. Apalagi oleh tim yang mungkin bukan tim besar.

Punya pemain tipe seperti fantasista tidak menjamin bahwa tim akan menang. Malah lewat keberuntungan, seperti yang dilakukan Morata, yang berhasil membuat de Gea sekalipun tak berkutik dibuatnya.

Bos bilang ia sangat merindukan para pemain bintangnya seperti Pogba, Ibra, Carric dan lainnya yang masih cedera. Ini semacam alasan bos bahwa kekalahan kali ini memang membutuhkan sosok-sosok kreatif saat ini.

Saya harus jujur dan tak ingin banyak alasan bahwa tim kalah. Sedih, marah, dan ingin teriak, sepertinya harus disudahi untuk pertandingan berikutnya. Perjalanan masih panjang, semoga bos masih punya kehebatan untuk membawa tim meraih hasil yang lebih baik.

Jalannya pertandingan (live tweet)



Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Money Flower, Drama Korea Tentang Kehebatan Jang Hyuk yang Selalu Dapat Menyelesaikan Masalah