Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Absen Futsal Karena Ke Magelang


[Artikel 19#, kategori futsal] Saya lupa kapan absen futsal dalam setahun ini. Dari catatan di blog ini, saya tidak pernah absen sama sekali. Dan baru ini, mau tidak mau, saya akhirnya tidak main. 

Jumat (23/11), minggu keempat bulan November, aktivitas blogging membawa saya pergi ke luar kota untuk mengikuti acara yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Saya pikir akan menutup tahun ini tanpa absen bermain. Tapi mau gimana lagi, semenjak menjadikan blog sebagai profesi, resiko seperti inilah yang harus saya hadapi. Tidak enak memang meninggalkan kesenangan di atas lapangan, pergi kali ini saya anggap sebagai tugas negara.

Sehari sebelum keberangkatan, saya sudah mengabarkan rekan-rekan futsal yang ramai di WA grup yang biasanya mendekati hari jumat. 

Acara Dinkes ini merupakan kali kedua yang saya ikuti. Sebenarnya ketika ada permintaan khusus untuk memilih peserta yang berKTP Semarang yang boleh ikut, saya sudah pasrah dan tidak terlalu menuntut untuk ikut.

Namun jatah kursi tempat duduk di dalam bus yang berisi kurang dari 50 orang yang terdiri dari bloger dan media buat saya tidak dapat saya tolak. 

Semoga bisa dimaklumi oleh rekan-rekan futsal saya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini