Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Bulan Keempaat, Jual Aset

[Artikel 7#, kategori Keuangan] Awal bulan ini saya sedikit beruntung karena tidak sengaja mendapatkan voucher Indomaret yang saya temukan di goodie bag. Itu adalah dari acara GIIAS Semarang sebelumnya. Tidak menyangka diselipkan di sana. Tapi, itu tidak akan menyelesaikan permasalahan utamanya.

Tidak terasa 4 bulan berlalu begitu saja. Keberuntungan saya semakin menipis dan sepertinya saya akan menjual aset terbaik saya lagi, laptop

Ini sudah diujung tanduk. Jika harus mengambil pinjaman lagi, saya hanya terus menggali lubang dan menutup lubang saja. Meski harapan itu bisa dilakukan sebenarnya. Namun saya harus memutuskan jalan terbaik kali ini.

Apakah begitu menderita?

Saya pikir bukan hanya saya saja yang menderita. Ternyata tidak dengan mereka. Pola pikirnya memang berbeda dan cara hidupnya sangat mempengaruhi.

Seperti orang-orang bilang, yang kaya tetap kaya dan miskin tetap miskin. Entah kenapa kata-kata tersebut seperti nyata terjadi pada saya.

...

Bismilllah saja, semoga dengan jual aset ini, beberapa bulan ke depan segala aktivitas keuangan dapat diselesaikan. Saya harap ada pemasukan juga.

Tidak bisa mengandalkan keberuntungan terus menerus. Apalagi tinggal 1 bulan lagi sebelum meninggalkan tahun 2024. Saya harap tahun 2025, rejekinya kembali lancar. Amin.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini