Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Perdana di Bulan November 2024

[Artikel 156#, kategori futsal] Ingatan masa kecil mendadak keluar begitu saja kala menanti apakah akan turun hujan atau tidak sore ini, Senin tanggal 4 November 2024. Ya. ini adalah futsal perdana bulan November. Cuacanya sepertinya bakal turun hujan?

Futsal perdana bulan ini jatuh pada hari Senin. Sepertinya ini kabar yang menyenangkan buat saya yang akhir-akhir ini semakin menderita karena upaya yang dilakukan belum maksimal.

Seperti biasa, saya mengengkol pedal sepeda menuju lapangan. Entah sudah berapa lama akhirnya saya kemana-mana memakai sepeda tiap ke tempat futsal. Saya jadi ngebayangin motor yang sering kali dipakai, meski akhirnya kembali ke pemilik aslinya.

Main hari Senin, rekan-rekannya adalah para PNS. Saya kagum dengan mereka karena masih menyempatkan berolahraga setelah bekerja seharian di Pemerintahan. Itu tidak mudah, kecuali memang orang-orang yang menyukai hobi berolahraga seperti futsal.

Melihat langit yang begitu gelap, bukannya khawatir saya malah senang. Maklum, bermain di lapangan sambil hujan-hujanan akan mengingatkan saya di masa kecil tiap main bola sambil hujan-hujanan.

Apakah hari ini akan merasakan kenangan tersebut? Sayangnya, hingga azan maghrib berkumandang telah selesai, hujan yang dinanti tak kunjung tiba.

Beberapa anak-anak terlihat ingin masuk dan bermain juga. Kami tahu keinginan tersebut, namun kami tidak bisa langsung memasukkannya begitu saja.

Setelah semua dirasa selesai, kami mempersilahkan anak-anak tersebut bermain dengan waktu yang masih tersisa hingga 10 menitan sebelum bunyi bel tanda lapangan selesai disewa.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini