Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Hari Selasa Libur : Sebuah Kemewahan Bisa Tidur Cepat

[Artikel 162#, kategori futsal] Mengingat ada Tahun Baru Imlek di hari Rabu, tanggal 29 Januari 2025, akhirnya diputuskan untuk futsal Selasa malam kali ini diliburkan. Dulu mungkin itu membuat sedih, tapi sekarang adalah kemewahan yang harus diambil.

Ya, selalu ada dua sisi seperti orang China katakan Yin dan Yang. Bermain futsal memang kegembiraan dan membuat tubuh terjaga dari sisi kesehatan. Namun juga terkadang jadi masalah untuk pribadi seperti saya yang mengangungkan jam tidur normal.

Aktivitas saya sebagai bloger mengharuskan saya bangun dini hari. Itu sudah saya lakukan lebih dari 10 tahun. Jika tidak futsal, saya bisa menyetel alarm jam 2 dini hari.

Namun jika futsal, saya menyetel alarm sekitar jam 4 dini hari. Maklum, pulang futsal malam-malam itu sekitar jam 10 atau bahkan lebih. Durasi tidurnya tentu terpangkas banyak.

Makanya saya adalah tipe orang yang tidur di bawah jam 8 malam. Jika bangun dini hari pun, saya merasa itu kurang karena rata-rata durasi tidur saya hanya 5 jam. Seharusnya untuk normal adalah 7 jam.

Ingat usia, saya tak muda lagi untuk membuat tubuh ini terus bekerja. Mungkin dulu saya bangga bisa tidur hanya 4 jam sehari. Sekarang, tidak deh.

Dengan libur futsal, saya mendapatkan kemewahan dalam tidur yang saya harapkan. Lumayan, karena selain hari Selasa, saya akan kembali main Kamis malam. Dalam seminggu, jam tidur normal saya kurang dari 7 hari. 

Semoga sehat selalu badan karna saya berharap terus panjang umur. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini