Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Main Hari Kamis, Bisa Clean sheet

[Artikel 161#, kategori futsal] Tidak mengira perjuangan di bawah mistar tidak sia-sia. Akhirnya bisa clean sheet juga atau tidak kebobolan sama sekali. Berjibaku sana-sini, menerjang lawan dan sebuah hasil yang sempurna karena tim menang besar.

Ya, ini harus dirayakan meski pertandingan tidak berhenti satu kali saja dalam waktu yang tersisa panjang. Durasi main futsal kami adalah 2 jam. Sedangkan sekali main, membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Itu artinya saya akan bermain lebih dari 2 kali.

Sayangnya pertandingan berikutnya, kedua hingga ketiga, sulit mempertahankan gawang tidak kebobolan meski skornya tetap kami yang menang.

Pergantian lawan yang punya nafas baru mau nggak mau jadi tantangan tersendiri karena tenaga kami sudah terkuras sebelumnya.

Ya, tim yang menang bertahan di lapangan. Sedangkan tim kalah harus diganti dengan yang baru. Kondisinya pasti sangat berbeda. Apalagi lawan baru punya motivasi berlebih melawan tim yang sudah menang seperti kami.

Biarlah, saya sudah berusaha. Yang terpenting, mari bersuka cita pada pertandingan pertama bagaimana usaha saya mampu mempertahankan gawang tanpa kebobolan sama sekali.

Itu adalah perasaan luar biasa untuk saya yang sebenarnya bukan berposisi kiper.

📝 Gambar lawas karena saat bermain kamis malam ini (16/1/25), gak sempat ngambil gambar karena terus jadi kiper. Terpaksa gunakan foto lama. Masih sedikit berisi badannya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini