Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Blogger & Content Creator, Tidak Bisa Satu Paket ?


[Artikel 104#, kategori blogger] Saya sudah berpikir bahwa yang namanya Content Creator merupakan titik puncak dari beberapa label yang disematkan pada seseorang yang fokus pada dunia blogging hingga media sosial (Instagram dan Youtube). Ternyata kenyataannya, belum ke sana.

Beberapa tahun lalu, ketika mulai mendengar istilah pembuat konten atau content creator perasaan saya begitu membanggakan. Ini juga diperkuat dari branding ASUS yang mengeluarkan produk dengan menyematkan istilah tersebut.

Wajar, kalimat tersebut terngiang-ngiang di kepala hingga akhirnya berusaha menyakinkan beberapa orang tentang menjadi pembuat konten adalah bagian dari apa yang sudah dilakukan.

Apa pekerjaanmu?

Sore ini (15/10), saya mendapatkan kiriman link sebuah acara dari teman via Twitter. Saya diarahkan untuk mengisi sebuah form yang salah satu pertanyaannya seperti di bawah berikut.


Dalam pilihan di atas, kita hanya dipersilahkan mengisi salah satu jawaban. Tentu saja saya memilih blogger dari pertanyaan 'what is your job?'

Saya tumbuh dan dikenal seperti sekarang karena dari masa lalu yang saya yakini hingga sekarang. Meski berharap bahwa pembuat konten bisa satu paket, tapi tetap saja bila pertanyaan ini datang lagi, pilihan tetap pada blogger.

...

Hal seperti ini memang tidak perlu diperdebatkan. Saya hanya mengeluarkan isi pikiran lewat blog ketimbang lewat media sosial. Padahal sudah dibagikan tweet gambar di atas.

Di masa depan, apakah ada lagi acara yang datang dengan konsep berbeda lagi tentang blogger dan pembuat konten / content creator? Semoga tidak. Kalau ada lagi, mungkin saya kembali menuliskannya di sini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini