Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Tantangan Terbesar Membuat Konten Awal Tahun ini


[Artikel 29#, kategori Internet] Adalah Internet. Hanya mengandalkan operator telekomunikasi sejak Januari, pekerjaan saya lebih berat dari sebelumnya. Bukan hanya waktu saja terbuang, banyak konten yang akhirnya tidak keluar. Alias dipublish.

Menjadi pembuat konten, bloger dan saluran media sosial, adalah sesuatu yang menyenangkan bagi saya. Dedikasi saya tidak perlu diragukan lagi, konsisten pun di atas rata-rata. Wajar saya mulai menuntut untuk lebih mendapatkan fasilitas yang lebih baik pada diri saya sendiri.

Hanya sayangnya, bentang pembatas saya untuk tampil lebih baik terhalang oleh urusan ekonomi. Mengandalkan koneksi internet operator seluler, ya ambyarrr. Padahal itu sampai pakai 2 operator.

Semenjak tidak ada wifi di rumah, dua bulan terakhir di awal tahun sangat terasa pengaruhnya. Yang seharusnya dapat selesai lebih cepat, mau tidak mau harus bersabar dan mencari solusi dari permasalahan yang datang.

Kadang operator A pas lagi bagus-bagusnya, semua selesai tepat waktu. Sebaliknya, pas operator A nyendat, bisa diakali dengan operator B. Dan ini masalahnya ketika dua-duanya bermasalah. 

Saya hanya pasrah
Diam tak tentu arah

Saya tidak baik-baik saja hari ini. Apalagi mengambil pekerjaan sebagai pembuat konten, menjadi bloger, secara penuh. Tidak ada pekerjaan lain yang saya ambil.

Saya harap segera menemukan solusinya. Semua memang ada siklusnya, dan semoga dotsemarang tidak terhambat karenanya.

 Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini