Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Ada Tukang di Rumah

[Artikel 36#, kategori rumah] Akhir bulan Januari, selain kedatangan pemilik rumah (keluarga) dan rombongan besar bersama mereka, ada juga tukang yang ngerjain pemasangan keramik di lantai atas. Sepertinya menjalani awal bulan Februari penuh dengan ketidaknyamanan.

Setelah bulan Juni 2021 juga kedatangan tukang, beda pengerjaan, kini kembali ada pengerjaan di rumah. Mau nggak mau, semua rasa nyaman yang biasanya hanya hidup sendiri, kini lebih banyak rasa khawatir.

Ditambah, rumah yang selalu dibersihkan sesuai jadwal, tampak kotor oleh kaki-kaki dan bahan material yang dibawa naik.

Seperti dikhianati rasanya ketika kotoran nempel di lantai. Padahal sebelum ada tukang, saya adalah orang yang rajin membersihkan. Dan tidak suka kotoran di mana-mana. 

Melihat pemandangan kotor sekarang, kesel sendiri jadinya. 

...

Tidak ada yang bisa saya lakukan, toh pengerjaan tetap harus dilakukan. Saya yang hanya tinggal diam di kamar sambil nulis, harus berusaha mencari celah untuk tidak terlalu khawatir.

Karena pengerjaan akan memakan waktu, saya tidak bisa pergi kemana-mana bila siang hari. Mungkin beberapa kegiatan bakal dilewatkan.

Sial! Yasudahlah.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini