Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Hari Selasa Libur Karena Tahun Baru Imlek 2022

[Artikel 91#, kategori futsal] Jika pergelangan tangan tidak cedera, mungkin saya tidak suka dengan diliburkannya jadwal futsal hari ini. Apalagi awal bulan Februari, semangatnya masih tinggi-tingginya. Banyak hal bisa dilakukan dengan libur kali ini, termasuk mengurusi sepeda yang tidak baik-baik saja.

Hari Selasa minggu pertama bulan Februari jatuh pada tanggal satu. Tahun 2022, tanggal 1 Februari di kalender berwarna merah. Ada Tahun Baru Imlek ditulis di sana.

Kesepakatan libur sudah diberitahukan dari minggu lalu. Antara senang dan tidak, karena kehilangan kesenangan di lapangan. Namun saya juga memikirkan hal lain yang juga akan memberi beban.

Keluarga datang juga akhirnya di akhir bulan Januari. Apalagi rencana pergi ke Jogja bakal merepotkan. Setelah sekian purnama, setir yang tidak ingin saya sentuh dan kota yang tidak ingin saya singgahi, kali ini tidak bisa ditolak.

Ada rasa syukur juga ketika tidak futsal. Rabu pagi tubuh yang biasanya lelah karena malamnya futsal, kali ini sangat fit. Saya pergi ke Jogja rabu pagi.

...

Saya belajar dari ketidaksempurnaan yang sudah saya rajut begitu lama. Ketika akhirnya ada yang menghalangi, sebaiknya jangan dilawan. Jalanin saja, meski berat juga. Mungkin dalam perjalanan, ada hal yang tak pernah kita pikirkan menjadi berkah tersendiri.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini