Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Terakhir Tahun 2021

[Artikel 87#, kategori futsal] Tidak seperti futsal terakhir tahun 2020 yang memiliki foto, tahun ini malah kami lupa mengabadikan diri. Butuh perjuangan untuk sampai di lapangan. Ya, hujan deras sempat menguburkan niat futsal kali ini. 

Untunglah, ada mas Zapto yang tidak lelah menghubungi. Apalagi hujan telah berhenti, meski telat sekali, setidaknya ini adalah futsal terakhir yang harus kami mainkan.

Hujan tiap kamis

Sama seperti minggu lalu, hujan juga datang menyambut kamis malam ini (30/12). Bedanya, kali ini lebih deras dan beberapa ruas jalan terdampak banjir.

Ada untungnya si orang bawah tidak membawa motor malam ini. Itu karena sangat berguna agar bisa dibawa ke lapangan. Maklum, sudah malas bergerak. Rasanya ingin tidur cepat saja.

Cokelat

Tidak banyak orang yang datang, maka dari itu kedatangan orang-orang yang dihubungi seperti saya sangat berarti buat teman-teman. Membayangkan perasaan mereka yang rela datang, tentu itu adalah kelebihan tim hari Kamis.

Sudah satu tahun lebih bergabung dengan mereka karena ajakan Mas Zapto. Terima kasih sekali bisa diberi ruang untuk berteman dengan orang-orang berbeda dari lingkaran biasanya.

Sekotak cokelat manis memanjakan tawa kami malam itu. Ditambah, pembawa cokelat sedang berbunga-bunga. Ia berhasil mencetak 8 gol malam ini. Wajahnya terus sumringah, aura positif tentunya.

...

Andai saya tidak datang, tentu tidak ada cerita di halaman ini. Hujan, telat datang dan cokelat, cerita yang tidak akan saya lupakan untuk kembali menuliskannya tahun depan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini