Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Idulfitri 1443 H

[Artikel 15#, kategori Lebaran] Lebaran tahun 2022 jatuh pada tanggal 2-3 Mei, hari Senin dan Selasa. Tidak banyak hal bisa saya lakukan selain berdiam diri di kamar setelah sholat ied. Bagaimana lebaranmu, apakah menyenangkan?

Saya terbangun seperti biasa dini hari sebelum pergi sholat ied. Gemuruh takbir di langit selalu syahdu terdengar. Tak ada persiapan khusus, dan saya hanya pergi ke depan meja komputer. Kemudian mandi, sarapan dan berangkat.

Tahun ini saya sendirian di rumah. Tidak ada keluarga yang datang, atau seseorang yang bisa diajak ngobrol. Meski begitu, saya menyukai kesunyian ini. Sayang, mood langsung hilang kala kepercayaan kembali dilukai. Apalagi sama orang terdekat (keluarga).

Sarapan

Seharusnya saya bisa berfoya-foya lebaran kali ini karna uang di dompet masih bisa bertahan ketimbang beberapa tahun lalu yang hanya ada 50 ribu untuk 1 bulan.

Makan siang

Nikmat yang tidak bisa didustakan

Namun, uang masih sesuatu yang berharga saya miliki. Setidaknya bila hanya membeli ikan di warteg, cukup sekali makan.

...

Tentang seseorang yang pernah mengisi ruang, tahun ini saya biarkan ia diam. Suruh siapa mengabaikan diri saya saat bertanya. 

Dari sini, saya semakin yakin bahwa warga Cancer ketika sayang maka sangat besar. Dan begitu pula sebaliknya, disakitin maka ia semakin marah dan kesal. Tapi, milih untuk diam dan melupakan. Tidak ingin berdebat dan biarkan kamu menyadari sendiri kesalahanmu. Bila tidak, yasudah sampai kapan pun diam adalah pilihan terbaik.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini