Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Jesscool, Pereda Panas Dalam dan Pelega Buang Air Besar

[Artikel 44#, kategori kesehatan] Merek pereda panas dalam ini hanya bisa didapatkan di apotek apabila dicari di sekitar. Saya sudah mencarinya di minimarket dan hasilnya nihil. Yang saya suka dari brand konimex ini adalah pelega buang air besarnya.

Tentu, ada banyak pereda panas dalam yang diikuti sariawan, bibir pecah-pecah hingga sakit tenggorokan. Namun beberapa tahun belakangan ini, saya setia dengan Jesscool.

Yang buat saya betah selain kemampuan pereda panas dalamnya adalah pelega buang air besarnya. Ini sangat penting, apalagi tidak banyak merek memiliki manfaat ini (susah buang air besar).

Sebelum berlabuh dengan Jesscool, saya mencoba Laxing untuk melegakan kotoran isi perut agar lancar. Namun efeknya tidak saya sukai, yaitu bau yang tidak sedap.

Jesscool lebih baik dalam menanganinya. Meski terkadang hasilnya mirip dengan Laxing. Saya pikir itu karena kelamaan tidak dibuang. Apanya? Itu isi perutnya. 😅

Ada 2 rasa

Saya menulis ini tidak dalam rangka kerja sama atau dibayar. Saya merekomendasikannya saja. Saya juga baru tahu jika Jesscool punya rasa berbeda dari biasanya.

Biasanya saya membeli di apotek dekat rumah yang rasanya jeruk nipis. Namun mendadak stok di sana kehabisan. Saya coba ubek-ubek sekitar, terutama minimarket, dan tidak ada satu pun yang menjualnya. Online? Nanti dulu saya pikir.

Lalu, saya mendapatkan hasilnya ketika berlabuh di apotek K24. Bila sebelumnya saya bisa beli satuan (sachet), di sini (K24) saya diberi satu kotak yang isinya 6 biji Jesscool.

Harga Jesscool

Untuk harga satuan per-sachet, biasanya dibandrol Rp2.500. Namun untuk satu kotak, dibandrol Rp14.000 yang isinya ada 6 biji. Lebih mahal?

Tentu saja, tapi mau gimana lagi ketika saat butuh. Maunya beli sedikit sih sebenarnya, namun pilihannya hanya ada itu sekarang.

...

Saya sendiri mengkonsumsinya seminggu sekali. Saya sadar bahwa pola makan saya jauh dari sehat, makanya sangat penting menjaga sirkulasi pembuangan isi perut berjalan lancar.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini