Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pekan Ke-7 Liga Inggris: MU 0-1 Crystal Palace


[Artikel 127#, kategori MU] Menutup bulan September 2023, Manchester United malah kalah lawan Crystal Palace. Parahnya tim jatuh di kandang sendiri. Siklus yang sepertinya tidak akan berubah musim ini. Kutukan dari Ronaldo?

Malam minggu (30/9), pertandingan yang dilangsungkan di Old Trafford ini dimainkan jam 9 malam waktu Indonesia Barat. Tentu, saya tidak akan menontonnya. Ada banyak alasan kali ini tentunya.

Kutukan Ronaldo

Karena saya tidak menyaksikan pertandingan, saya tidak ingin membahasnya. Kekalahan MU hari ini tentu akan kembali dihubungkan dengan Ronaldo dan rasanya tidak akan berhenti sampai ETH berhenti dari jabatannya sebagai pelatih MU.

Miris memang. Sebagai penggemar Ronaldo, ETH sudah melakukan dosa besar. Andai ia sedikit bersabar, rasa benci fans kepadanya tentu tidak akan terjadi. Ditambah ia juga membuang De Gea. 

Jangan berharap juara musim ini, termasuk melangkah lebih jauh di Eropa. ETH seakan terkena kutukan dari Ronaldo yang sisi lain, Ronaldo di liga Arab sedang bersinar-sinarnya.

...

Siklus ini akan terus berlangsung sepanjang musim. ETH tidak pernah belajar dari kesalahan dan ia tidak mengerti memperlakukan pemain besar di dalam sebuah tim. 

Jadi, mari menunggunya keluar dari klub.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini