Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Hari Kamis Libur, Karena Imlek?

[Artikel 135#, kategori futsal] Kamis minggu kedua yang jatuh pada tanggal 8 Februari adalah hari libur. Ya, Kamis ini diperingati Isra Mi'raj. Beberapa hari ke depannya juga diperingati Tahun Baru Imlek. Seperti double kill, libur panjang begini tentu membuat futsal hari Kamis terpaksa ikut libur.

Meski sebenarnya ada beberapa rekan yang tetap ingin bermain, namun suaranya tidak banyak. Terutama para koko-koko yang akan menyambut Tahun Baru Imlek.

Saya sendiri sih gass aja. Toh, tak berpengaruh sama sekali. Namun keputusan libur ini juga termasuk berkah buat saya. Tubuh bisa beristirahat lebih lama usai main hari Selasa malam kemarin.

Bermain futsal sangat menyenangkan, tapi mengambil waktu istirahat juga sangat penting. Tubuh saya bagian lutut masih kurang enak, meski sudah terasa normal.

Mari menikmati saja.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini