Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Kamis Bulan Desember 2023, Main di Lapangan B

[Artikel 131#, kategori futsal] Sudah dipenghujung akhir tahun, tidak terasa sampai di sini juga. Bulan Desember ini, tim hari Kamis terpaksa pindah lapangan yang berada di sebelahnya. Alasannya karena lapangan biasanya sudah disewa pihak lain. Rasanya sama, tapi?

Seperti sebuah ungkapan saja. Terlalu lama merasa nyaman, saat berubah, rasanya sudah tidak sama. Begitu pula apa yang saya rasakan. Lapangan B meski sama-sama menggunakan lantai rumput seperti lapangan A, tetap saja rasanya berbeda.

Saat menjaga gawang, salah satu gawangnya yang terletak di sana, terasa gelap. Apakah pencerahannya yang kurang atau hanya semata perasaan saja.

Lalu, saat bermain juga terasa kurang enak saat membagi bola atau berimprovisasi dengan pertandingan. Saya sering sekali salah umpan atau merasa kesulitan bermain.

Entahlah, saya juga bingung. Apakah perasaan saya saja yang kurang beradaptasi atau lapangannya? Saya sempat mengganti sepatu karena merasa kurang nyaman dengan kondisinya di tengah pertandingan.

Ada-ada saja rasanya. Tapi mau gimana lagi, mau jadi alasan tim kalah terus karena saya selalu gagal menunjukan perform di lapangan?

...

Ketika inginnya bersenang-senang saat bermain, minggu ini malah jadi kekhawatiran. Daya konsentrasi mendadak kacau, menyalahkan diri sendiri hingga merasa bersalah setiap kesalahan yang terjadi.

Apa yang terjadi bulan Desember?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini