Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Hujan di Bulan Desember, Libur Futsal?

[Artikel 129#, kategori futsal] Tampaknya menjelang akhir tahun, Kota Semarang sudah memasuki musim penghujan. Curah hujan begitu rutin, terutama menjelang sore hari ke malam. Salah satu paling terdampak yang membuat malas pergi futsal adalah hari Senin. 

Sepertinya saya harus mengurangi aktivitas futsal yang sudah hampir 2 bulan terakhir bermain dalam seminggu bisa lebih dari 2 kali. Mulai hari Senin sore, Selasa malam, Kamis malam dan ditambah mini soccer Sabtu pagi.

Senin sore

Saya ingin selalu bermain sebenarnya. Apalagi sudah jarang berolahraga rutin bersepeda. Futsal memberi wadahnya untuk tubuh saya tetap terus bergerak.

Namun akhir-akhir ini hujan seakan memberi alasan untuk tidak datang. Ditambah juga, keberuntungan saya yang semakin menipis. Orang yang mengajak saya bergabung juga semakin jarang datang.

Saya dipusingkan dengan pengeluaran dan sekarang hujan yang juga datang. Mungkin lebih baik saya rehat sejenak. Main hari Senin, lebih beresiko apabila hujan karena tipe lapangannya yang terbuka atau outdoor. Menyenangkan sebenarnya jika main sambil hujan-hujan.

Hujan malam hari

Bila Senin harus ditangguhkan, mungkin tidak dengan hari Selasa dan Kamis malam. Keuangan saya di sini aman karna ada yang talanngin. Ya, meski juga tetap bayar lagi dengan nominal yang lebih minimum.

Hujan tidak menghalangi saya untuk bermain di 2 hari ini. Dulu, saya pernah tetap datang meski hujan mengguyur sangat deras di Kota Semarang.

Jalanan banjir dan dampaknya sepeda saya rusak karna saat jalan, tidak mengetahui ada lubang. Terpaksa nggak main dan pulang naik ojek online.

...

Saya harap di musim penghujan bulan Desember ini, tubuh saya tetap kuat dan sehat. Saya tidak ingin sakit atau bermasalah. Sakit itu mahal dan saya tidak ingin kondisi merumitkan yang berhubungan dengan uang.

Sehat selalu buat kita semua.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini