Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo, Desember 2023

[Artikel 126#, kategori catatan] Mengawali awal bulan kali ini dengan rasa optimis. Apalagi datang ke sebuah acara yang berhubungan dengan negara. Berat..berat omongannya. Hahaha.. sayang pulang acara, malah kehujanan.

Halo, Desember. Perasaan saya sangat baik hari ini meski keberuntungan saya semakin tipis. Entah kenapa, saya bisa terselamatkan dari yang namanya pembayaran kredit. Padahal pemasukan semakin sembelit.

Bersiap untuk kedatangan mereka

Rencana kedatangan keluarga pemilik rumah yang sudah direncanakan beberapa bulan tidak terasa akhirnya sampai juga. Rumah akan kembali ramai dipenghujung tahun.

Kegembiraan yang nantinya dirasakan dan suasana ramai tentunya akan sangat berdampak dengan prinsip kehidupan pria yang mencintai kesunyian. Ditambah juga terhadap dotsemarang.

Mari tinggalkan, saya sangat berpengalaman dengan situasi ini. Sekarang bagaimana saya akan mempersiapkan diri dan mengatur semuanya agar memudahkan saya beaktivitas seperti biasanya.

Rejeki yang tersendat

Permasalahan saya dengan uang masih akan berlanjut hingga tahun 2024. Bohong jika saya tidak merasa kesulitan dan stress karnanya. Ketika ada bantuan datang pun saya tidak ingin mengambilnya. Saya sempat menolak bantuan dari rekan sesama bloger.

Bukan begitu caranya membantu yang saya inginkan. Saya tahu butuh uang, tapi lihat saya bekerja keras untuk bertahan, masa dibuat mudah. Haha.. bercanda.

Beberapa rejeki terus berdatangan yang membuat sikap optimis saya tetap menyala. Hanya saja, rejekinya masih terhambat. Hanya menunggu waktu saja sebenarnya. Tapi terkadang namanya manusia, ah sudahlah.

...

Saya harap dapat melewati bulan Desember dengan baik-baik saja. Keberuntungan yang semakin menipis, semoga saja kembali menebal saat menginjakkan kaki di tahun baru.

Jangan bicara jodoh atau pasangan dengan saya sekarang. Saya masih fokus untuk membayar hutang dulu dan mengamankan kehidupan yang bahagia meski seorang diri. 

Bismillah, semoga niat positif ini dikabulkan oleh Allah SWT.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini