Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Persepsi Personal Branding yang Salah Kaprah


[Artikel 3#, kategori branding] Saya pikir orang-orang yang berada di lingkungan yang membicarakan branding akan memahami apa itu personal branding. Nyatanya, tidak. Saya mau protes, tapi takut terjadi argumen dan memalukan.

Saya tidak mengerti apa yang dipikirkan si pembicara saat saya menghadiri sebuah acara di mal. Tema yang diangkat sebenarnya sangat menarik, maka itulah saya datang.

Personal branding itu tentang orang

Padahal sudah jelas, personal itu bicara tentang pribadi atau perorangan. Tapi entah kenapa itu jadi barang atau produk yang menjadi penjelasannya.

Sebagai bloger yang memainkan kata personal branding, saya tidak terima. Saya jadi orang jahat rasanya hari itu dengan senyum kecil ala penjahat sadis. Tentu saya tidak menampakkan itu, karena saya juga tidak ingin melakukannya.

Cukup tahu dan terus mendengarkan kemana arahnya yang terus salah. Pembicara yang terus menjawab pertanyaan moderator tentang personal branding semakin membuat saya gemes.

Mungkin maksud si pembicara adalah product brand, yang berbicara barang atau layanan yang dibuat sebagai bisnis.

..

Baru kali ini menemukan pembahasan tentang personal branding di muka umum yang saya datangin. Pembicara tidak salah, penyelenggara juga atau si moderator.

Yang salah, adalah kenapa saya datang ke sana dan mendengarkan itu.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini