Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Menyalahkan Wanita Sama Saja Bunuh Diri


[Artikel 23#, kategori wanita] Pernah dengar lagu wanita ingin dimengerti dari Ada Band? Saya memikirkan itu saat menulis ini. Ternyata begini rasanya jika memiliki pasangan saat terjadi debat, ia tidak akan merasa salah. Meski kesalahannya di depan mata. 

Sudah banyak saya mendengar tentang wanita tidak pernah salah. Baik dari lagu, maupun konten lainnya seperti tulisan maupun video. Merasakan langsung membuat saya memiliki pengalaman di sini.

Istilah bunuh diri di atas bukan berarti tentang sesuatu yang keji. Itu hanya istilah saja. Saat saya mencoba berpikir logika untuk membenarkan keadaan kepada wanita, di sana keadaan berbalik dan menampar muka.

Semua arah pembicaraan kembali kepada saya. Apa yang disalahkan, kembali saya yang harus minta maaf. Semua salah saya dan salah saya adalah mutlak dimatanya.

Postingan ini bukan untuk memberi solusi dan bagaimana caranya meladeni wanita. Saya cuma curhat saja. Wanita mengerikan ketika disalahkan.
Ketika kamu merasakan hal sama dengan saya, sebaiknya sudahi saja tuduhan maupun pembelaan agar dia merasakan salah. Itu percuma. Yang ada hubungan semakin runcing yang memancing kata putus.

Ingat masa lalu dan masa indah saat berdua ketika berakhir dengan debat. Memutuskan mudah, meninggalkan lebih mudah, tapi membangun hubungan yang sudah, itu susah.

Gambar : Ilustrasi

Artikel terkait :

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini