Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo, Februari 2021

[Artikel 86#, kategori catatan] Ide dan hasrat menulis saya selalu muncul sebenarnya. Hanya saja selalu tersimpan dan tidak pernah dikeluarkan. Sudah tanggal 5 Februari saja, saya sampai lupa menyapa. Apa kabar saya hari ini, dan kamu yang selalu mampir tapi tak pernah bicara.

Sebelum lebih banyak berbicara lewat kata-kata, saya mencari cerita saya di bulan yang sama dengan beberapa tahun ke belakang. Ternyata, saya tidak menyapa tahun 2020. Entah ada apa saat itu? Saya benar-benar lupa jika tidak ditulis seperti ini.

Menjadi mantan

Apakah hal pertama yang ingin kamu dengarkan tentang saya? Saya bisa menebak, tapi entahlah. Saya harap itu benar. Mengingat bulan ini identik dengan kasih sayang dan rasa cinta yang seharusnya diceritakan dengan indah.

Status saya benar-benar single hingga tulisan ini yang kamu baca. Menyedihkan? Tidak juga. Malah saya bahagia dengan status menjadi mantan. 

Hubungan yang saya jalani sangat rumit sekarang. Yang pasti, ada seseorang yang selalu menemani. Wajah yang tak asing, sering menunjukkan kekuatan sebagai wanita dan terkadang menderita tanpa kata-kata.

Saya bahagia sekarang, meski perhatian yang saya berikan tidak bisa 100%. Saya harus sadar diri dengan status saya dan membuatnya tetap nyaman tanpa ikatan. Dia selalu membuat saya khawatir.

Musim hujan

Aktivitas futsal saya masih berjalan dengan konsisten. Saya selalu tidak sabar menunggu hari itu datang. Beberapa jam sebelum bermain, saya berusaha menghindari kekonyolan yang akan mempengaruhi permainan.

Semisalnya, saya pernah saat bermain malah perut terasa sangat mules. Meski toilet di tempat futsal lumayan baik, tetap saja ragu. Pintunya tidak bisa dikunci. Berabe kalau ada rekan yang masuk dan saya sedang menahan diri.

Kota Semarang masih diselimuti musim hujan, plus angin kencang. Hari ini ada alasan mengapa saya tidak bersepeda atau bersih-bersih taman tiap pagi. Hujan seakan merusak semua jadwal pagi saya.

Mau gimana lagi, mungkin ada hikmahnya. Saya hanya perlu berdoa dan melewatinya begitu saja. Toh, tidak ada tenaga yang saya buang karena habis berolahraga.

Masih bonyok

Akhirnya saya mengerti bahwa statistik blog dotsemarang beberapa waktu belakangan yang semakin jatuh ternyata itu karena adsen.

Mau gimana lagi. Pandemi tidak mengizinkan saya mendapatkan uang dari kegiatan liputan seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, beberapa acara yang biasanya memberi, hari ini ditiadakan karena harus mematuhi protokol kesehatan.

Saat meninggalkan bulan Januari, statistik blog dotsemarang semakin parah. Semua orang memang terdampak, jadi jangan mencoba menghibur saya sekarang. 

Bantu saya jika punya solusi. Atau kasih solusi jika punya sesuatu. Ini adalah pilihan saya, jadi saya mengerti akibatnya.

...

Halo Saya di masa depan. Saya harap kamu lebih baik lagi dari tahun 2021 ini. Termasuk kamu yang masih ragu dengan saya.

Ternyata, mata saya sudah semakin sayup. Itu artinya harus pergi menutup layar ini, alias berhenti menulis. Terima kasih untuk kamu yang masih setia dan diri saya yang terus diberi kesehatan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini