Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Kedatangan Tuan Rumah

[Artikel 24#, kategori rumah] Kali ini si bungsu yang datang. Tiba di rumah lebih awal dari pikiran yang mungkin esok hari. Entah, apa yang dilakukan di Ibu Kota. Jadi ingat sebelumnya, jika ia datang akan menetap untuk menyelesaikan studi lanjutan.

Sontak kaget karena kedatangannya di luar perkiraan. Apalagi saya baru selesai futsal malam harinya. Rasa lelah sempat menghilangkan konsentrasi jika dibalik pintu ada orang lain lagi.

Beberapa hari ia tinggal, seakan sebuah prediksi bahwa masa depan yang direncanakan sedang dikerjakan hari ini. Mari membaca ini kemudian saat itu benar-benar terealisasi di masa depan.

Ia bolak-balik pergi meninggalkan kamar yang ia tempati. Mungkin ada banyak pertemuan yang menanti dan menyelesaikan apa yang harus diselesaikan.

Sarapan pagi dengan bubur adalah pertemuan yang lebih hangat ketimbang mengerjakan apa yang ia katakan. Sayang, saya bukan orang yang pandai berbicara seperti dulu lagi.

Mari anggap ini adalah hal positif. Ia datang karena ini emang rumahnya. Apa yang dikerjakan, mungkin akan terjadi hal berbeda di masa depan. 

Apakah ini artinya sebuah ancang-ancang untuk saya agar segera pindah ?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger