Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Halo Agustus 2021

[Artikel 93#, kategori catatan] Seharusnya menyambut awal bulan dilakukan dengan santai dan malas-malasan. Apalagi jatuhnya hari Minggu, cocok sekali. Namun yang terjadi, tubuh ini dari pagi sudah penuh semangat. Keinginan untuk lebih baik adalah harapan yang coba dibangkitkan.

Saya tidak menyangka pergantian usia yang khidmat dan kue yang dikirimkan lewat Grab, membuat kebahagiaan terasa sempit. Baru saja bahagia, eh udah datang kabar duka. Tidak bisakah bertahan untuk tidak tergoda oleh lawan jenis? 

Melepaskan dengan pasti

Begini rasanya berteman dengan mantan. Satu sisi jadi teman kala sepi, sisi lain tidak terima kala ia sudah kembali berganti pasangan. 

Bulan Agustus ini, saya harus melepaskannya dengan pasti. Saya tidak ingin terus kecewa dibalik kata teman sesama mantan. 

Saat melintas waktu ke belakang, bulan Agustus 2019, kisah di sana sama seperti waktu sekarang. Sama-sama melepaskan dan membuka lembaran baru. Tak pernah saya bayangkan kisah ini kembali datang.

Waktunya kembali ke jalur

Melangkah ke tahun 2020, bulan yang sama, ceritanya lebih baik dan bahagia. Sebuah penantian yang berbuah kebahagiaan. 

Saya harap bisa mengambil bagian bahagianya kini. Sudah waktunya kembali ke jalur, mengurus apa yang sudah dimulai (dotsemarang). 

Mumpung ada momen Hari Kemerdekaan, saya harap juga lebih merdeka dari perasaan yang berulang. Lebih semangat menjalani dan banyak menghasilkan uang untuk dibawa pulang.

...

Selamat datang bulan Agustus. Baik itu kamu maupun saya, mari lebih baik lagi. Sepertinya saya sudah mulai menua, memikirkan hal tak berguna dan yang lainnya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini