Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Bulan Juni Musim Jambu, Duh Sampahnya

[Artikel 10#, kategori buah] Tidak butuh waktu begitu lama, akhirnya pohon jambu di rumah kembali berbuah. Bahkan kali ini buahnya sangat lebat. Tentu saya sangat bersyukur, namun sisi lainnya buat khawatir. Buah jambunya yang sangat melimpah membuat sampah di mana-mana. Termasuk penggemar buahnya, lalat dan lebah.

Meski ini bukan kali pertamanya kejadian seperti ini, lebatnya buah jambu bulan Juni ini terasa sedikit berbeda karena saking banyaknya.

Sampah

Sehari-hari, tiap pagi bila kamu mengikuti stories Instagram saya, saya pasti lagi bersihin taman rumah. Karena buah jambunya lagi banyak, saya harus sedikit lebih kerja keras dari biasanya.

Daun yang biasanya jadi objek bersih-bersih, sekarang ada buah jambu yang sudah pecah ada di jalan-jalan. Itu pun juga diikuti beberapa hewan yang mungkin akan mengganggu bagi sebagian orang, yaitu lalat dan lebah.

Tiap pagi hari, jambu-jambu yang jatuh menjadi sampah. Mulai dari yang kecil hingga ukuran besar. Dari yang utuh hingga terbelah. 

Karena itu juga, tumpukan sampahnya semakin banyak. Entah sampai kapan harus melihat jambu-jambu tersebut menjadi sampah di sana. Apalagi baunya mulai nyengat, semoga orang-orang yang lewat tidak terganggu dan marah-marah.

...

Seperti sebuah nasehat dari orang dulu, semakin banyak kenikmatan yang diperoleh, maka semakin banyak juga resiko yang diterima. Tetaplah positif meski itu juga mengikuti (kotoran/negatifnya).

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini