Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Futsal Hari Kamis; Itulah Mengapa Pekerjaan Fotografer Olahraga Sangat Penting

[Artikel 121#, kategori futsal] Meski bukan pertama kalinya bermain futsal dengan kehadiran fotografer, tetap saja decak kagum tak henti saya apresiasikan kala melihat hasilnya yang dibagiin lewat google drive. Sebegitu menariknya gambar yang jadi.

Kamis terakhir di bulan Agustus (31/8), tim hari Kamis memutuskan menggunakan jasa fotografer untuk mengabadikan kami yang sedang bermain di lapangan. Selain buat kenang-kenangan, juga bisa buat dokumentasi yang bisa dibagiin di media sosial. Ya, era yang identik dengan kiasan pamer memang sangat baik.

Menyewa jasa fotografer

Beberapa minggu sebelumnya sudah diberitahukan, jika akhir bulan nanti akan ada foto-foto. Karena sudah pernah, saya anggap oke-oke saja. Jadi, semua orang diminta hadir.

Meski saya tahu bahwa fotografer tidak sekedar hobi dan pamer kamera, fotografer merupakan pekerjaan yang menarik. Hanya saja tak pernah terpikirkan bahwa fotografi juga bisa disewa untuk olahraga seperti kami yang bermain futsal ini.

Sudah sejak akhir tahun 2021, saya merasakan betul betapa pentingnya menyewa jasa fotografi olahraga. Saat itu tim hari Selasa yang menyewa untuk pertandingan turnamen internal. 

Saya tidak tahu berapa harga sewa fotografer olahraga. Namun jasa ini pasti akan menaruh watermark pada hasil jepretan mereka dan akun media sosial.

Entah kenapa meski sudah disewa, tetap menaruh watermark. Jika bicara jasa, tentu tidak perlu. Mungkin ingin branding walau sebenarnya saya bisa memotongnya (crop) tanpa ada watermark. Namun saya menghargai hasil mereka.

...

Jika saya bisa memundurkan waktu, mungkin saya ingin juga memiliki kamera profesional yang dapat mengambil gambar orang-orang bermain saat berolahraga. Entah itu futsal, badminton atau apapun.

Peluangnya bagus di masa depan, terutama sisi bisnis. Memang tak perlu futsal, ada banyak jasa fotografer di bidang lain semacam pernikahan atau model. Namun untuk futsal, saya baru melihatnya beberapa tahun belakangan.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini