Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pekan Kedua Liga Inggris, MU Tumbang di Kandang Tottenham Hotspur Dengan Skor 2-0

[Artikel 127#, kategori MU] Musim 2023/2024 benar-benar tidak mudah bagi Manchester United. Baru pekan kedua saja, tim malah tumbang saat main di kandang Tottenham Hotspur. Sangat tidak menyenangkan bagi pendukung.

Ketidak konsistensinan MU masih berlanjut ternyata. Saya malah konsisten tidak ingin nonton MU dulu karenanya.

Pecat Erik ten Hag

Meski terlalu dini mengatakan bahwa klub harus memecat Erik ten Hag, entah pikiran saya mengarah ke sana. Jika itu benar-benar terjadi, maka saya akan meluapkannya.

Ia memang sebuah harapan besar karena portofolionya bersama Ajax. Namun pengaruhnya yang tidak bisa membuat seorang Ronaldo bertahan adalah kesalahan terbesarnya.

Kalah pertama musim 2023

Entah apa yang dipikirkan Onana, penjaga gawang baru MU ini melihat kompetisi Liga Inggris bersama klub terbesar di dunia. Ya, selain Real Madrid.

Semoga ini bisa jadi pelajaran berharga bahwa ia bermain dengan tim yang selalu memberi kejutan. Kadang aneh, kadang juga membingungkan.

Tottenham Hotspur memberi pelajaran berharga buat MU yang bermain di kandang sendiri, Sabtu malam (19/8) kemarin. Dua gol kemenangan tim tuan rumah dicetak Pape Matar Sarr dan Ben Davies.

...

Jika serius dalam perebutan juara, MU harus konsisten dulu. Tidak masalah kalah, hanya jangan hari ini menang, besok kalah, terus lusanya seri. Jangan gitu dong.

Kecuali, misinya beda. Oleh pemilik klub, ETH disuruh menjaga konsisten MU untuk 3 musim dulu dan baru memikirkan juara musim berikutnya. Kalau gini lain lagi ceritanya.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini