Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Daunnya Rontok, Pohon Jambu Mau Mati?

[Artikel 55#, kategori rumah] Semenjak menanam pohon jambu dari kecil hingga besar, saya baru kali ini melihat daun-daunnya rontokan. Pagi disapu, eh siang udah bertebaran saja di jalan. Sore? Numpuk di jalan. Benar-benar bekerja keras membersihkannya.

Bulan Agustus, musim kemarau begitu melekat kali ini di Kota Semarang. Meski sempat turun hujan sekali pas malam harinya.

Daunnya rontok

Kata istri si bungsu, pohonnya sudah waktunya saja mau mati. Sama seperti manusia, perempuan tidak selalu bisa melahirkan. Ada masa kadaluarsanya saja. Apalagi pohon jambu di dekat rumah emang sering berbuah.

Daun ronton berarti harus ditangangi secara khusus seperti tambah pupuk atau apalah. Jika nggak, ya akan mati sendiri. Lebih baik di tebang katanya.

...

Benarkah, akan mati beneran? Hingga tulisan ini saya buat, pohon jambu samping rumah masih berdiri. Hanya saja daun-daunnya semakin berkurang. Entah kapan, nanti saya akan ceritakan lagi di sini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini