Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Andai Aku Golongan Orang Kaya


[Artikel 42#, kategori Pria Seksi] Masalah dengan pasangan sebenarnya mudah diatasi bila kita termasuk golongan orang kaya. Seolah diajarkan bagian dari golongan ini, upaya yang sudah dilakukan rasanya sia-sia. Hubungan terjadi masalah juga akhirnya.

Bagaimana rasanya mencoba untuk membahagiakan pasangan malah terbentur ego diri. Pasangan minta jemput, tapi kita tidak bisa dan bahkan menganggap dia udah dewasa. Pasti bisa datang sendiri.

Egois memang bila kita berada di luar situasi cerita tersebut. Sejujurnya, semua adalah tentang kekurangan. Andai memiliki kendaraan atau uang lebih, menjemput tidak serumit ini.

Mempertontonkan kelemahan

Keluar dari cerita ini adalah bagaimana akhirnya seorang terlihat lemah. Terutama pria dihadapan pasangan. Visi cinta untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing tidak berguna jadinya.

Ya, kita lemah. Dan mencoba membela diri demi kebaikan bersama dengan menyuruh. Pasangan yang tidak mau jika tidak dijemput pada akhirnya lebih galak dari pikiran baik untuknya.

Andai aku kaya

Bagaimana bila kita adalah pria kaya dan dari golongan berada? Bukannya itu mudah. Datangi, jemput dan sudah. Semua senang, semua bahagia dan tidak ada pertengkaran kecil yang berujung sulit dipadamkan.

Hal-hal kecil yang menjadi api pertengkaran besar sekarang mudah diatasi saat solusi datang dengan benar. Maka tidak heran, sebagian dari wanita memilih rasa nyaman yang diberikan para pria.

Andai aku kaya, apakah aku juga setia?

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini