Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Zenfone Max Pro M2; Akhirnya Merasakan Layar 19:9


Kembali lagi nih dipercaya untuk memegang Smartphone baru Asus yang diluncurkan akhir tahun 2018. Meski sangat membanggakan dan menyenangkan, ketahuilah bahwa ini bagian dari pemasaran saja. Itu artinya, hape ini akan kembali ke Asus suatu hari nanti.

Yang tampak beda dengan saudaranya, Max Pro M1, menurut saya yang tidak cakep menggali games smartphone adalah kameranya. Sangat bagus, terutama bokehnya yang sebelumnya tidak begitu optimal di satunya.

Pernah menulis tren kekinian layar 18:9, akhirnya saya bisa merasakan layar yang lebih kekinian, yaitu rasio layar 19:9. Beda satu angka dan Max Pro M2 memiliki poni.

Buat gamers, sepertinya tak perlu diperdebatkan lagi. Kecuali harus beradu dengan Rog Phone. Saya akui di sini bahwa games bukanlah hal menarik yang saya inginkan dalam smartphone.

Untuk ulasan Zenfone Max Pro M2 beserta harganya sudah ada di blog dotsemarang atau klik di sini

Hingga tulisan ini saya buat, Max Pro M2 merupakan smartphone yang saya anggap tak melulu soal game. Dari sisi desain yang kece hingga kamera, dan harga tentunya yang nyaman, saya seperti tak ingin melepaskannya.

Apakah dosa? Terlalu lebay mengaitkan dengan istilah dosa. Padahal ya hape pinjaman, bentar lagi dikembalikan. Jadi jangan berpikir saya seakan memiliki banyak ponsel.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini