Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Debut Ronaldo di Liga Champions, Cetak 1 Gol dan MU Kalah

[Artikel 7#, kategori fantasista] Sudah berkorban nonton Manchester United, tim malah tetap kalah. Padahal ada Ronaldo yang bermain dan bahkan cetak gol. Perasaan kesal kali ini meski pertandingan belum berakhir dan langsung matiin televisi.

Manchester United bertandang ke kandang Young Boys, klub asal Swiss yang sudah ada sejak 1898. Meski di atas kertas MU diunggulkan, lawan kali ini punya torehan bagus. Termasuk pelatih mereka ketika berjumpa dengan Setan Merah, julukan MU.

Demi Ronaldo

Pertandingan perdana Liga Champions diadakan tidak seperti biasanya yang bermain dini hari. Selasa malam (14/9), pertandingan dilangsungkan sebelum jam 12 malam.

Ini adalah tantangan, karena saya baru pulang futsal jam 10 malam lebih. Sudah pegal-pegal, capek, dan sangat ngantuk, demi bisa menyaksikan aksi Ronaldo, saya berkorban kali ini.

Untunglah pertandingan ini disiarkan langsung lewat SCTV, hemat kuota tentunya. Dan mata tidak lelah karena layar yang lebih besar.

Sebenarnya tidak sia-sia menyaksikan pertandingan yang sebenarnya hampir 2 tahun terakhir malas menonton MU.

Ronaldo bermain, ia cetak gol lagi setelah pertandingan debutnya di Liga Inggris. Ini adalah gol ketiganya untuk 2 pertandingan. 

Kekalahan pertama MU

Mengawali musim dengan daftar pemain belanjaan yang melimpah, tidak membuat tim lebih kuat dari beberapa tahun sebelumnya.

Entah apa yang dilakukan pelatih saat menarik Ronaldo keluar. Bermaksud mengatur krisis karena kehilangan pemain yang terkena kartu merah, malah tim lawan lebih semangat menyerang.

Alhasil, tim dihukum dengan kekalahan yang memutuskan Linggard sebagai kambing hitam. Kesalahan fatalnya yang mengumpan ke kiper harus dibayar mahal dengan aksi pemain lawan yang berhasil menaklukkan De Gea.

...

Seharusnya pelatih punya strategi khusus kala mereka terjepit. Setidaknya membiarkan Ronaldo ada di dalam lapangan. Berikan bola kepadanya, dan ia akan mengubahnya. Tapi pikiran pelatih tidak demikian.

Karena sudah menit-menit akhir, masih ada 20 menit sebenarnya, ia merespon dengan memasukkan banyak pemain bertahan.

Sudahlah, saya pasrah dengan begini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini