Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Makan Daging Kurban

[Artikel 11#, kategori Lebaran] Lebaran Iduladha tahun ini penuh berkah, apalagi berbarengan bertambahnya usia saya tahun ini. Yang biasanya daging diterima si orang bawah, kali ini oleh saya. Mas security yang tadi ngetok pintu ternyata lagi bagi-bagi daging kurban.

Menjelang sore hari, tubuh yang masih lelah karena sholat id di Masjid Kauman langsung sedikit semangat karena daging yang diterima cukup banyak.

Namun saya bingung, bagaimana cara memasaknya? Biasanya ketika ada orang bawah, segala urusan hanya tinggal jadi saja. Apalagi dia pandai memasak. Saya iri dengan kemampuannya tersebut.

Saya tidak tahu daging ini ada daging apa saja? Apakah daging sapi atau kambing, entahlah. Setidaknya pikiran ekonomi otak saya mendadak jadi pintar.

Saya bisa berhemat berminggu-minggu tanpa mengeluarkan uang karena ada daging yang menjadi santap makan. Rasanya seperti mendadak dapat harta karun.

Mari kita pikirkan besok bagaimana cara memasaknya. Karna saya ingin istirahat lagi.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini