Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Sholat Iduladha di Masjid Agung Semarang (Kauman)

[Artikel 10#, kategori Lebaran] Perjalanan saya dimulai pagi ini untuk membuktikan seberapa beruntung saya sebagai pria dewasa. Tujuannya adalah tempat yang punya sejarah ratusan tahun dan saya melakukannya dengan bersepeda. Bila dihitung jaraknya ada sekitar 5 km lebih. Luar biasa!

Ditemani lantunan suara takbir yang menggema di langit-langit, setelah sholat subuh saya langsung pergi. Dingin pagi buta memang sangat menyengat, tapi saya sudah bertekad.

Alhamdulillah, perjalanan sampai tujuan. Hanya saja, dingin yang menyelimuti tubuh membuat saya buru-buru mencari toilet ketika sudah tiba di lokasi.

Sholat Iduladha

Selama perjalanan, saya membagikannya di media sosial. Tujuannya sebenarnya ingin saya buat satu kesatuan nantinya. 

Ini adalah kali pertamanya saya sholat Iduladha di Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman. Perasaan yang ingin saya rasakan langsung setelah sekian tahun ditunda karena kegiatan masyarakat (PPKM).

Semua ceritanya saya tumpahkan di Instagram, penuh drama padahal biasa saja. Saya selalu lepas kendali kala perasaan lagi bagus. Niatnya nulis caption pendek, malah jadinya nulis blog.

...

Sebuah harapan tentang awal perjalanan dengan kekuatan tekad untuk sampai pada tujuan. Pria baru yang mencoba melengkapi ceritanya hingga titik berikutnya. 

Apakah saya bisa merasakan cinta kembali, rasa peduli keluarga, berjaya bersama dotsemarang? Banyak hal yang akan dikorbankan seperti semangat Iduladha. Semoga saja saya kuat dan baik-baik saja.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini