Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Pertandingan Pertama Rans Nusantara FC di BRI Liga 1, Nahan Imbang PSIS Semarang

[Artikel 3#, kategori Rans] Hari ini, Sabtu tanggal 23 Juli 2022, kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia akhirnya dimulai kembali. Rans Nusantara yang lebih kesorot karna pemiliknya dihadapkan salah satu tim besar. Lalu, gimana hasilnya?

Bisa dikatakan PSIS Semarang termasuk tim yang punya sejarah panjang dalam sepak bola Indonesia. Tak perlu diragukan lagi kapasitasnya sebagai tim favorit juara. Ditambah pemain yang didatangkan juga luar biasa.

Takjub dengan permainan PSIS

Sudah lama tidak mengikuti perkembangan sepak bola dalam negeri, apalagi mengagumi klub seperti klub-klub semacam MU atau Real Madrid.

Saat Piala Presiden kemarin, saya takjub dengan permainan PSIS dan langsung memprediksi kalau tim Ibu Kota Jawa Tengah ini nantinya adalah calon juara Liga 1 musim 2022/2023.

Naik kastanya Rans Cilegon yang kemudian berganti nama menjadi Rans Nusantara seolah berharap tim mili Rafi Ahmad ini bisa jadi alasan kembali menyaksikan pertandingan di Televisi.

Tahan imbang 

Liga 1 dibuka dengan pertandingan pertama PSIS melawan Rans Nusantara. Duh, di atas kertas PSIS bisa mendulang poin penuh seharusnya. Dukungan suporter yang luar biasa membuat gairah para pemain semakin bertambah.

Rans Nusantara dengan bermodal tekad dan mengandalkan pengalaman orang-orangnya tetap saja masih klub yang baru naik level atau tim kuda hitam.

Main di jam sore, PSIS yang sebenarnya sudah unggul malah harus tertahan dengan skor berkesudahan 1-1. Sebagai tuan rumah dan pertandingan pertama, PSIS gagal memaksimalkan 3 poin di kandang sendiri.

Sedangkan bagi Rans Nusantara FC, pertandingan ini adalah hasil terbaik ketimbang pulang dengan kekalahan. Dapat 1 poin itu sudah luar biasa menurut saya.

...

Selamat datang sepak bola tanah air, semoga Rans Nusantara bisa bertahan musim ini di Liga 1 Indonesia. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini