Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Ibu Muda di Lapangan Futsal


[Artikel 30#, kategori futsal] Gambar yang dijadikan cover ini cuma ilustrasi. Saya tidak berani pastinya mengambil momen suami istri yang sedang berada di lapangan futsal. Mereka datang bersama bayi mungil mereka. Pemandangan yang indah dan romantis.

Futsal terakhir di bulan Maret saya melihat pasangan muda yang baru masuk ke dalam ruangan. Si ibu muda menggendong bayinya dengan manis. Si suami, nenteng sepatu dan sambil bercanda mesra. Sungguh pemandangan yang membuat iri.

Main futsal hari ini berjalan sangat baik. Tidak begitu lelah dan permainan lebih baik dari jumat kemarin. Saya menikmatinya hingga sampai keluar ucapan jika botol minuman yang saya bawa belum habis. Tumben!

Tidak ada yang istimewa sebenarnya untuk saya bagi. Beberapa pemain lain juga bermain sangat baik. Mungkin mereka sedang bahagia yang sangat mempengaruhi permainan. Yang pasti suasana saat kami bermain jumat (29/3) ini menyenangkan.

Andai saya

Kembali bercerita tentang suami istri muda yang tadi. Saya pengen sekali memiliki momen tersebut. Mendapatkan dukungan seperti itu sangat luar biasa.

Saya pasti akan bermain sangat luar biasa dihadapan mereka. Bila kelak anak saya seorang putra, maka saya akan membuka jalan untuk membuatnya melihat permainan sepak bola. 

Hanya membuka jalan, sisanya terserah dia. Dan bila perempuan, jalan yang sama tetap akan saya buka. Apalagi sekarang banyak perempuan bermain bola. Sekali lagi, bila jalannya melenceng itu terserah dia.

Saya harap pasangan tersebut terus bahagia dan anak mereka tumbuh menjadi anak yang bangga terhadap orang tuanya.

Semoga tetap langgeng.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini