Catatan

Pria (Tidak) Berharga

Gambar
Saya melihat teman lama yang perutnya membuncit sedang menggendong anaknya. Terlihat senyumnya yang lepas seakan mengatakan bahwa dialah yang paling bahagia di dunia ini. Sebuah pesan kepada para lelaki bahwa ia sudah tiba digaris akhir seorang pria sukses. Lalu, kapan kamu? Entahlah, saya juga bingung mengapa saya berjalan tidak pada semestinya seperti para pria lainnya yang kerap kali membagikan momen-momen bahagianya dengan pasangan dan anak kesayangannya. Memiliki istri yang rupawan, apalagi setia, cakep tuh disebut keluarga kecil yang bahagia. Inilah kekurangan pada diri saya yang mengaku hebat dalam konsistensi, tapi sulit ekonomi. Pria (tidak) berharga Saya kembali memulai perjalanan baru sebagai pria yang kini menginjak usia 38 tahun. Apa yang akan terjadi sepanjang tahun, saya harap itu sangat berharga.  Di umur sekarang ini, saya percaya bahwa 'laki-laki sukses ada keluarga dibelakangnya yang hebat'. Saya merenung sesaat, andai saja saya bisa kembali mengulang waktu s...

Lapor Pajak Tahunan di Mal

[Artikel 170#, kategori dotsemarang] Semenjak mendapatkan pemberitahuan di awal tahun, saya agak deg-degan mendengar kata pajak. Padahal lapor pajak, saya tidak dikenakan biaya sepeser pun karena penghasilan dalam setahun sangat terbatas. Beruntung, tahun 2025 ada Pojok Pajak yang buka di mal.

Setelah menahan diri dalam beberapa bulan dan hari-hari wajib lapor pajak akan berakhir di bulan Maret, akhirnya saya membulatkan tekad lapor pajak tahunan atau SPT.

Dorongan kuat ini juga karena ada kemudahan yang bisa saya eksplore juga. Ya, meski tahun sebelumnya sebenarnya juga sama. Namun karena ini di mal, rasa ketertarikannya lebih besar dan niat saya jadi kuat juga.

SPT 1770 SS (Sangat Sederhana)

Masih sama seperti tahun pertama (2024), formulir yang saya ambil adalah SPT 1770 SS. Ini diperuntukkan bagi wajib pajak dengan penghasilan di bawah 60 juta per tahunnnya.

Mau gimana lagi, penghasilan yang saya dapat tidak memungkinkan. Bahkan, pengeluaran saya lebih besar dari pendapatan. Termasuk hutang-hutang dari pinjaman online.

Sebenarnya ada rekomendasi untuk me-non-aktifkan sementara. Hanya saja, apabila nanti ada kerja sama dengan merek atau instansi yang mengharuskan penghasilan diminta nomor pajak, saya kudu lapor lagi untuk mengaktifkan pajaknya. 

Ketimbang bolak-balik ngurusin, yasudahlah biarkan saja seperti biasa. Lapor saja tiap tahun, toh tidak ribet. Hanya perlu masuk website pajak dan cari formulir SPT 1770 SS.

...

Pegawai yang membantu saya dalam pelaporan pajak rasanya pada ramah-ramah semua. Hanya saja, tahun ini masih sama seperti sebelumnya. Yang membantu masih laki-laki. Coba sesekali perempuan *tersenyum jahat.

Alhamdulillah sudah agak lega hari ini. Ulasan singkat tentang lapor pajak ini saya taruh di blog fotodotsemarang. Itu hanya berupa foto saja sebenarnya. 

Saya datang melapor pada hari Kamis, tanggal 18 Maret 2025 di Mal Ciputra Semarang

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkenalan dengan Istilah Cinephile

Akhirnya Mereka Mudik Juga

[Review] One Day, Film Korea Tentang Pertemuan Pria dengan Wanita Koma yang Menjadi Roh

Sifat Buruknya Pria 29 Tahun