Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Ngeblog di Minimarket Jalan Citarum


Saya sedang mencoba menulis blog disalah satu minimarket yang memiliki branding warna merah. Saya tertarik disana karena saya ingin menantang diri saya sendiri. Disana disediakan meja dan kursi, ini pengalaman saya.

Ada 4 meja dan 16 kursi yang ditaruh di depan minimarket. Setahun belakangan ini, minimarket di Semarang memang mengusung konsep seperti Jakarta. Minimarket yang bisa buat nongkrong.

Saya mulai menulis. Gangguan orang lewat dan kendaraan bisa saya atasi. Maklum, saya terbiasa  menulis ditengah keramaian. Tipsnya, pasang headset ditelinga dan dengarlah lagu yang kita suka untuk menghilangkan gangguan tersebut.

Disini ada colokan satu. Saat ini saya memang tak butuh dan lagian ada yang menggunakan. Dari segi meja dan kursi, tempatnya nyaman untuk laptop saya disini.

Tidak ada bau yang mempengaruhi meski yang paling kecium adalah bau badan saya sendiri. Habis naik sepeda soalnya. Untuk koneksi internet, disini ada ternyata. Sayang sekali, wifi hanya digunakan untuk intern saja. Bukan untuk umum.

Soal keramaian, disini tidak begitu masih. Entahlah, apakah karena waktu yang saya ambil memang tidak terlalu ramai. Sabtu sore,(11/4), sekitaran jam 5 sore.

...

Saya mau menulis beberapa pengalaman menulis on the spot. Kebiasaan saya yang sering naik sepeda dan banyak mendapatkan ide terkadang harus dikeluarin. Jika tidak akan hilang bila sampai dirumah.


Di Semarang saya melihat beberapa spot menarik khususnya minimarket yang menyediakan bangku dan kursi untuk tempat nongkrong. Saya mencoba ini dan semoga bisa memberi pengalaman dan sensasi yang lebih untuk para blogger lainnya.

Tulisan pertama saya ini saya tulis di minimarket yang terletak di jalan Citarum. Bila dari arah jalan Soekarno-Hatta, minimarket ini berada kanan jalan setelah jembatan penyebrangan

Sudah malam, saya pulang dulu. Dimanapun dan bagaimanapun situasinya, menulis hanya butuh ketengangan dan konsistensi.

Salam blogger

Komentar

  1. Kira2 kapan saya bisa ke Semarang yach... Dari dulu pengen bener bisa kesini... :-)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger