Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

4 Tips Berolahraga Saat Berpuasa


Akhirnya bisa bersepeda juga di hari ketiga bulan puasa. Menyenangkan, meski waswas juga karena takutnya tubuh tidak kuat. Suasana di atas merupakan suasana yang saya potret dari jalan Pahlawan. Masih belum ramai seperti biasanya.

Menggerakkan tubuh di luar ruangan itu penting. Apalagi buat yang rutin. Perasaan hilang yang tidak biasa ini membuat saya akhirnya mengayuh sepeda. Memang biasanya pagi, karena puasa jadinya sore. Karena berdekatan dengan jam buka. Kalau haus langsung minum deh.

Buat yang berpuasa, olahraga itu perlu lho. Tips berikut ini mungkin berguna bila Anda mau melakukannya. Bukan, ini bukan tips pribadi dari saya. Ini dari Intisari. Cekidot;

1. Lakukan olahraga setidaknya 30 menit- satu jam menjelang waktu berbuka. Alasannya begitu selesai berolahraga dapat langsung minum, kemudian kemungkinan kehabisan gula dalam darah bisa segera tergantikan saat berbuka. Dengan demikian risiko dehidrasi, dan pingsan oleh anjloknya gula darah, kecil kemungkinan sampai terjadi.

2. Cukup lakukan olahraga ringan seperti bersepeda, jogging , threadmill, atau Yoga. Hindari latihan beban yang dilakukan saat puasa karena akan menguras energi sehingga kurang tepat dilakukan.

Selain tipe olahraganya, perlu dicatat pula formula FITT (frequency-intensity-time-type), yakni seberapa sering frekuensinya, seberapa berat, serta durasinya

Tipe olahraga seperti yang telah disebutkan termasuk pada jenis olahraga low impact yang meraih zona aerobik 60%-80%. Bisa dilakukan 3-5 kali dalam seminggu, dan durasinya 30 menit.

3. Olahraga yang dilakukan mendekati waktu tidur sebaiknya dihindari. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat.

4. Olahraga yang baik dilakukan saat puasa yaitu olahraga di tempat yang sejuk. Jika olahraga dilakukan di area terbuka, lakukan di bawah pepohonan dan kawasan yang sejuk. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kelelahan dan rasa haus yang berlebih.

...

Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, saya pikir begitu saat bertemu puasa. Untunglah ada tipsnya dan saya pikir itu akan berguna. Masih malas-malasan di dalam rumah? Hehe...

Sumber original artikel klik link.

Artikel terkait kesehatan:

Komentar

Postingan populer dari blog ini