Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Selamat Datang Bulan Juli 2017


[Artikel 35#, kategori catatan] Halo Juli, semoga ini pertanda baik. Saya sudah memikirkan banyak hal untuk bulan ketujuh ini, terutama tema blog ini tiap tahun. Sepertinya saya sudah melewati sesuatu yang berharga kemarin dan saya sudah ikhlas menerimanya. Namanya juga manusia, tidak ada yang sempurna.

Beberapa minggu belakangan saya banyak berpikir tentang diri saya jauh kebelakang. Tentang kisah asmara, cita-cita, visi hidup hingga rasa minder yang semakin berat. Saya juga memutuskan meninggalkan kebanggaan saya tentang arti sebuah komunitas dan pertemanan. Sangat berat mengatakan ini, dan saya berharap dapat pencerahan bulan ini dan kedepannya.

Kemarin juga saya dapat undangan pernikahan dari seseorang. Bagus sekali undangannya, terutama konsep. Tapi saya pasti tidak datang, selain jauh di luar jangkauan saya, saya masih tak punya rasa percaya diri untuk datang ke sebuah acara seperti itu.

Untuk rencana ke depan, blog ini masih bercerita tentang diri saya secara pribadi. Jangan bilang bahwa saya kebanyakan curhat, lawong ini blog saya. Kalau nggak suka, ya jangan dibaca.

Sudah ada beberapa tema yang saya harapkan bisa segera menuliskannya seperti pengalaman berkencan, kegagalan yang didapat hingga seperti apa kehidupan seorang pria di usia yang dijalaninya. 

Untuk doa dan harapan, masih sama seperti tahun kemarin. Tetap dibukan pintu rejeki, jodoh, kesehatan, dan menjadi orang baik, yang menurut saya masih sangat sulit. Dan juga mungkin tentang kamu, kita dan kalian.

Juli, saya harap bisa bertemu denganmu.
Dari kekasihmu, Romi.
(Berasa film aja)

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📌 Realitas Finansial Juni 2026: Ketika Tagihan Menembus Angka 1 Juta dan Bertahan di Jalur Blogger