Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Lagi, Kena Blokir Facebook Gara-gara Video


[Artikel 11#, kategori Facebook] Ini kedua kalinya saya kena hukuman dari Facebook gara-gara mengunggah konten yang sama berformat video. Padahal saya sudah sangat rapi memotong video tersebut. Nyatanya, pihak video dari sebuah Liga sepak bola memberi teguran.

Akun fans page sepak bola yang saya kelola memang saya khususkan konten bertema pemain Fantasista. Salah satunya adalah Lionel Messi yang dalam pertandingan pembukaan La Liga, ia mencetak gol dari tendangan bebas.

Karena konten video yang saya taruh di sana tidak banyak, maka dengan maksud menambah konten, saya melupakan peringatan yang pernah saya rasakan.

Otoritas badan Liga Spanyol sangat ketat mengawasi konten berformat video yang diunggah di media sosial. Bukan hanya Facebook sebenarnya yang melakukan pemblokiran, Youtube dan Twitter pun kurang lebih sama.

Bedanya diantara ketiganya, Facebook paling kejam. Saya pernah merasakan diperingati oleh Youtube. Hanya saja peringatannya tak perlu sampai memblokir, hanya untuk konten berbau iklan, uangnya akan masuk ke otoritas sana.

Sebenarnya saya sudah memiliki trik untuk membuat legal sebuah konten berformat video, yaitu mengubahnya dalam format GIF. Ya, ini sangat aman sekali. 

Sayangnya saat mengunggah di Facebook, kadang formatnya dibaca video. Konten yang saya bagikan dalam format GIF di Facebook malah aman. Yang apes kali ini, saya lupa bahwa itu format video dan sudah di crop saja. Ternyata, itu masih berpengaruh.

Berdampak semua akun Fans Page Facebook

Ada satu pelajaran berharga juga dari kejadian ini. Saya baru ngeh, ketika akun yang dikelola menggunakan Facebook atas nama pribadi, maka semua akun yang juga termasuk Fans Page, juga kena dampak.

Semua akun fans page ikut diblokir selama 3 hari, itu yang dapatkan dari hukuman facebook dari hari Sabtu tanggal 25 Agustus kemarin. 

...

Saya mengerti ini kelakukan buruk dan tak perlu dicontoh. Hanya saja melihat akun-akun yang bukan berasal dari akun personal melakukannya, saya pikir akan aman. Sebuah kecerobohan jadinya.

Semoga ini yang terakhir dan tidak sampai ketiga kalinya. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini