Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Jangan Tunjukkan Kelemahanmu


[Artikel 61#, kategori motivasi] Setiap orang memiliki kelemahannya masing-masing. Beberapa orang mungkin sadar dengan kelemahan mereka dan sebagian memakluminya. Bila kamu memiliki kelemahan, cobalah jangan tunjukkan. Bukan tentang seberapa buruk kamu atau apakah ingin diterima, tapi ada hal lain yang bisa kamu lakukan.

Berkali-kali dilakukan (menunjukkan kesalahan) seperti tidak pernah belajar. Saya tahu bahwa kamu memiliki kekurangan. Tapi tolong, jangan tunjukkan kepada saya.

Saya tahu bahwa potensimu lebih besar dari kekuranganmu. Ditutupi seperti apapun, ketika kamu akhirnya terus-menerus menunjukkan kekuranganmu, kamu hanya akan dikenal karena kesalahan. 

Bagaimana mengatasi sebuah kekurangan? Ingatlah bahwa ketika kekuranganmu diketahui orang, cepatlah perbaiki dan jangan lakukan lagi.

Seperti menginjak kotoran binatang, tidak mungkin terus-terusan menginjaknya karena jalan yang dilalui hanya itu saja. Bila harus begitu, gunakanlah kendaraan atau kalau bisa terbang.

Begitu kekurangan. Kita dapat menutupinya dengan berbagai hal dan pertahankan. Selama dilakukan tanpa kebohongan, saya yakin, kelebihan akan lebih dihargai ketimbang rasa kekurangan yang akhirnya dimaklumi.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini