Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Babak Semifinal Liga Champions Leg 1 : Manchester City 4-3 Real Madrid

[Artikel 19#, kategori Real Madrid] Pertandingan leg pertama Liga Champions Rabu dini hari (27/4),  seperti Madrid ketemu Barcelona. Kalah segalanya, terutama penguasaan bola yang jadi ciri khas pelatih mereka, Pep Guardiola. Tim kalah pada akhirnya, namun entah kenapa tetap bangga dan bahagia.

Ini adalah pertandingan yang luar biasa. Semangat juang yang ditunjukkan Benzema dan kawan-kawan adalah bagaimana meletakkan mental sebagai ruh permainan.

Madrid tak salah, Ancelotti juga, memang seperti yang diharapkan dari pengaruh Pep pada kepada Manchester City yang  memang berharap besar pada pengaruhnya.

Saya bukan pesimis pada tim andalan, Madrid, namun selain kualitas sepak bola modern yang ditunjukkan City, mereka sudah sangat berharap membawa si kuping besar pulang ke rumah mereka.

Kalau City juara, sudah seharusnya. Kalau Madrid bisa mengalahkan City dan akhirnya mengalahkan lawannya di babak final, Real Madrid adalah seorang raja.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini