Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

September 2022, platform yang dipakai dotsemarang masih diremehkan

[Artikel 153#, kategori dotsemarang] Sebagian orang menganggap itu hanya bercandaan. Saya harap demikian. Namun kalau dilakukan berulang-ulang, itu namanya ngebully. Mereka sangat bangga yang membuat suasana menjadi cerah, tapi mereka lupa siapa yang diarahkan. Apakah saya bukan manusia?

Tidak menyangka tahun 2022, saya masih diremehkan. Terdengar murah dan nggak berkualitas menurut standar mereka yang anggap pantas.

Saya akhirnya terpancing untuk menyudahi isu yang mereka bawa bahwa blogspot itu gak banget. Terasa kesel, mungkin marah, tapi saya sudah tidak peduli meski ada di obrolan rame-rame.

Kirain selesai

Selesai dengan itu, saya pikir nggak akan mengarah lagi dengan membawa blogspot ke dalam obrolan. Memang tidak langsung menuju ke dotsemarang, tapi cara mereka (seseorang) melakukannya seakan menyindir dan mengingatkan tentang apa yang terjadi sebelumnya.

Entah apakah karena suasananya sehingga arusnya sama. Saya mengerti bahwa itu hanyalah bercandaan, mungkin saya saja yang sensitif.

Saya tidak pernah membahas orang lain, milik pribadinya hingga domainnya. Bahkan saya memberi panggung kepada mereka yang dianggap terus berkontribusi.

Tapi namanya juga manusia. Tahunya bersenang-senang dan tidak memikirkan akibatnya.

Memang lebih baik bahas yang saru-saru saja agar pikiran lebih bebas. Lebih universal dan terkadang imajinasinya sama. 

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini