Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Menjadi Seorang Chef


Gambar : google

Teman saya pernah bercerita tentang ibunya yang memiliki pengalaman soal memasak. Bisa dibilang ahli atau Chef. Saat mereka berada disebuah restoran, ibunya kurang suka dengan masakan tempat makan tersebut. Dipanggil lah karyawan yang ada disitu dan ditanya siapa yang masak.

Ibu teman saya masuk kebagian dapur dan didampretnya si tukang masak. Si tukang masak tidak dapat berkata apa-apa saat ibu teman saya ini mengenalkan diri dan pengalamannya soal memasak. Termasuk usahanya dibidang kuliner yang cukup ternama di kota asalnya.

Hubungan ini dan dotsemarang

Saya mau bilang kalau dotsemarang sekarang ini mengusung cara yang sama seperti ibu teman saya atau profesinya seperti Chef. Integritas dan pengalamannya jadi modal berharga untuk menaruh apa yang ia suka didalam lamannya.

Saat dotsemarang mengupas atau menulis sesuatu yang berkaitan passionnya, dotsemarang menjadi semacam rujukan, edukasi, komentator dan berbagi.

Apapun yang ditulis, itu menarik pastinya. Sebagai cerminan dan penilaian layaknya komentator bola. Spesial. Dan yang penting, dotsemarang bukan sebuah perusahaan besar. Dotsemarang hanya media yang ditulis beberapa orang blogger disana.

...

Saya berterimakasih sekali buat mereka yang peduli dengan kemajuan dotsemarang. Tapi, bukan itu yang diinginkan. Pengalaman sebagai blogger di Indonesia sudah cukup menempatkan dotsemarang sebagai blogger yang paling menarik di kota Semarang. 

Mari terus ngeblog dengan visi dan misi yang sudah dibuat oleh diri sendiri.

Salam Blogger


Komentar

Postingan populer dari blog ini