Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Untung Ada SPBU, Bisa Ngisi Ban Sepeda yang Kempes Deh



[Ini adalah artikel kesepuluh kategori Sepeda] Baru pertama kali ngisi angin di Pom bensin atau SPBU, saya seperti terpana. Maklum, jarang-jarang kejadian seperti ini sejak pakai sepeda. Kebiasaan nemu tambal ban sih, jadi nggak perlu mikir sampai sana.

Kejadian ini bermula saat pagi-pagi buat mau liputan acara di Sam Poo Kong akhir Juli kemarin. Berangkat dari rumah jam 5 pagi, saya lupa ngecek ban sepeda. Ya, nggak kempes-kempes amat. Tapi buat berat juga diperjalanan. Apalagi jarak rumah (dekat Lotte Mart) ke Sam Poo Kong, jauh boss.

Seperti orang baru nemu kehidupan di kota, setelah cari-cari tambal ban pagi buta nggak nemu, pas dapatnya di SPBU, beh rasanya luar biasa. Akhirnya ketemu juga, kamu kemana aja sih. *lah, ceritanya gimana ini.

Mungkin ini yang disebut jodoh, nggak dicari, eh nemu aja. Pas dicari-cari, malah menjauh dan nggak buka toko pagi-pagi. Semakin nggak jelas.

Intinya, pas lagi Anda mengalami masalah ban kempes, mau sepeda atau kendaraan, cari aja SPBU yang ada fasilitas pompa. Tapi jangan cari pomba air, lho. Nggak nyambung ntar.

Pakainya gratis, karna bukan pompa nitrogen. Dan gunakannya mudah. Nggak perlu seperti mas-mas dekat rumah yang buka bengkel harus narik alatnya biar bisa mompa ban sepeda saya ini. Hihi..


Karena kembali normal, saya kembali melanjuti perjalan menuju Sam Poo Kong. Ada yang tertarik apa yang saya review di sana. Coba buka blog dotsemarang di sini.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini