Catatan

📌 PRALASTIS: Catatan Pria Realistis & Elastis di Usia 40 Tahun

Gambar
Momen sakral ini akhirnya tiba juga, meski kisahnya sudah terproklamir sejak awal tahun. Selamat datang di perjalanan baru tengah tahun ini: menjadi pria berusia 40 tahun. Sebuah angka yang memaksa saya untuk melangkah lebih bijak. Ke depan, saya akan mencoba bersikap realistis saja, terutama saat menyadari tidak ada bekingan besar di belakang saya. Namun di saat yang sama, saya berjanji untuk tetap elastis menghadapi setiap sandungan yang menghadang. Pergantian usia kali ini ternyata terasa lebih berharga dari biasanya. Siapa sangka, ada banyak ucapan yang datang mengalir, meskipun sebenarnya saya sempat berada di fase membenci momen seperti ini. Dulu sekali, saya menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, ada memori-memori tertentu yang membuat hari ulang tahun terasa melekang. Saat tulisan ini dibuat, momennya memang bukan tepat di hari pergantian usia, melainkan sudah berjalan beberapa hari setelahnya. Menemukan waktu yang pas untuk merenung dan menulis ternyata tidak mudah. Nam...

Tentang Mantan


[Ini adalah artikel kedelapan kategori pria 30 tahun] Mungkin sebagian orang akan sepakat bahwa setiap orang yang telah menjadi cerita masa lalu atau mantan akan berubah lebih mempesona. Terutama bagi kaum wanita. Benarkah?

Saya ingin melengkapi puzzle cerita Pria masa kini yang menjadi tema tahun ini. Sepertinya saya jarang menuliskan kisah ini di sini. Entahlah, mengapa? 

Mantan yang menghilang

Saya bukan tipe pria yang memiliki banyak mantan. Meski begitu, saya akui bahwa saya termasuk kategori playboy dulunya. Anehnya, saya cukup setia pada 1 wanita bila ada wanita yang benar-benar menunjukkan dirinya berbeda dengan wanita lain. 

Tentang seseorang yang benar-benar hilang dari kehidupan saya. Saya selalu memikirkannya, kemana ia selama ini. Tidak ada di Internet meski katanya dunia serba mudah didapat. Ada pun, saya malah tidak dapat mengakses.

Saya malah jadi kepikiran bahwa ini seperti kisah film drama Korea. Si wanita pergi setelah sempat dinasehati orang tua si pria yang mengatakan mereka tidak cocok dan pantas. Apakah imajinasi saya terlalu tinggi?

Apakah dia memikirkan seperti saya memikirkannya? Apakah dia sudah menikah dan punya anak? Entahlah, saya benar-benar tidak tahu kabar si mantan.

Mantan yang selalu beredar

Sepertinya takdir mengisahkan saya dengan beberapa cerita hubungan jarak jauh. Jadian tanpa pernah bertemu dan putus pun demikian juga. Banyak hal yang membuat kita tidak pernah bertemu dan mungkin juga karena saya seorang pengecut untuk mendatanginya.

Meski begitu kisahnya tidak pernah berakhir. Yang berakhir hanya kisah saya dan dia. Kisah yang saya maksud adalah dia selalu hadir dengan berbagai tampilan yang lebih menarik. Kadang saya tak sengaja melihatnya saat ia beredar di timeline saya.

Ya, beginilah cerita kalau punya mantan yang sama-sama eksis di media sosial. Pura-pura tidak kenal dan hanya bisa memandang apa yang ditulis setiap update.

Beberapa kesempatan saya menyapa dengan harapan ada jalan terbuka kembali. Komunikasi yang dibangun membuat saya benar-benar menjadi pria baik dan terkadang bodoh. Saat saya berpikir egois, seolah mereka hanya memanfaatkan saya saja.

Saya sering kali dicurhati tentang pasangan barunya, bahkan beberapa pria yang berlabuh. Padahal ia tidak suka cerita tentang mantan tapi curhat ke mantan soal pasangannya yang sekarang.

Saya juga dianggap bodoh saat kembali berkomunikasi bahwa ia begitu dielukan dan banyak fans pria mengejarnya. Ngajak balikan dia seperti anak kecil yang merengek dan beberapa mantannya juga melakukannya. Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa soal ini.

...

Saya tidak berpikir bahwa mereka jahat dan buruk. Buktinya mereka semakin mempesona yang menunjukkan mereka lebih move on dari saya. Wanita yang baik dan cantik pasti jodohnya juga sama, pria baik dan punya masa depan cerah.

Tidak ada ceritanya dimana dua manusia dipersatukan hanya bermodal cinta dan apa adanya. Untuk mendapatkan bidadari, kita harus banyak berlari mengejarnya. Tapi untuk dicari sebagai pria apa adanya, pasti tidak ada. Kecuali itu film drama Korea yang biasa membuat adegan yang ingin rating tinggi.

Mantan bukan sekedar bagian masa lalu.
Karena mantan, kita punya cerita yang seru.
Mantan membuat kita lebih tegar dan kuat.
Karena mantan membuat kita punya seseorang yang lebih sempurna

*Masih single

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini